ANALISIS KONVERSI LAHAN SAWAH KE LAHAN KERING (Studi kasus Subak Gede, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng)

Penulis

  • I Made Ardaka Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Buleleng Penulis
  • I Putu Angga Krityawan Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Buleleng Penulis
  • I Putu Adhy Wicaksana Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Buleleng Penulis

DOI:

https://doi.org/10.70986/saraswati.v4i2.75

Kata Kunci:

konversi, sawah, pendapatan

Abstrak

Konversi lahan sawah di Kabupaten Buleleng mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, yang sebagian besar didorong oleh pertimbangan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi penggunaan lahan pertanian di Desa Padangbulia, dengan fokus pada perubahan komoditas yang dibudidayakan, biaya produksi, serta perbedaan pendapatan petani sebelum dan sesudah konversi lahan. Pendekatan metode campuran digunakan, dengan pengumpulan data kualitatif melalui wawancara dan data kuantitatif melalui survei biaya terhadap petani yang melakukan konversi lahan di desa. Desa Padangbulia memiliki lima subak: Subak Gede, Sanda, Cecanden, Delod Umah, dan Runuh Kubu. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan luas lahan sawah, di mana Subak Gede—sebagai subak terbesar dan paling produktif—mengalami kehilangan lahan sebesar 53% pada tahun 2025. Faktor ekonomi menjadi alasan utama dalam pengambilan keputusan konversi lahan. Setelah konversi, lahan umumnya ditanami komoditas hortikultura (seperti mangga dan durian) serta komoditas rempah (seperti cengkeh), yang sering dikombinasikan dengan sistem tumpang sari berupa sayuran dan kacang-kacangan. Rata-rata pendapatan petani meningkat sebesar Rp325.442,- setelah konversi, dan berpotensi lebih tinggi apabila pola tanam tumpang sari dioptimalkan secara kreatif. Uji statistik menunjukkan adanya korelasi signifikan antara konversi lahan dan peningkatan pendapatan petani (p < 0,001), yang menegaskan dampak ekonomi nyata dari perubahan penggunaan lahan ini. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika perubahan lahan dan implikasinya terhadap kesejahteraan petani serta kebijakan pertanian di Buleleng.

 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-24

Terbitan

Bagian

Artikel