RENCANA INDUK DAN PETA JALAN PEMAJUAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI KABUPATEN BULELENG

Penulis

  • Putu Indah Rahmawati Universitas Pendidikan Ganesha Penulis
  • I Nyoman Pande Sumertha Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Buleleng Penulis
  • I Gusti Ngurah Purnawirawan Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Buleleng Penulis
  • Ida Bagus Putu Mardana Jurusan Fisika, Fakultas MIPA, Undiksha Penulis
  • Gede Yudi Wisnawa Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Undiksha Penulis
  • Ni Ketut Sari Adnyani Jurusan Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Undiksha Penulis
  • Putu Kerti Nitiasih Jurusan Bahasa Asing, Fakultas Bahasa dan Seni, Undiksha Penulis
  • Gede Indrawan Ilmu Komputer, Fakultas Teknik dan Kejurusan, Undiksha Penulis
  • I Gusti Ngurah Agung Suryaputra Jurusan Kimia, Fakultas MIPA, Undiksha Penulis
  • I Gusti Lanang Agung Parwata Jurusan Pendidikan Olahraga, Fakultas Olahraga, Undiksha Penulis
  • Nyoman Tika Jurusan Kimia, Fakultas MIPA, Undiksha Penulis
  • Made Anik Widyastuti Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Buleleng Penulis

DOI:

https://doi.org/10.70986/saraswati.v4i2.60

Kata Kunci:

riset, inovasi , peta jalan , Pemajuan Iptek

Abstrak

Tujuan penyusunan kajian ini adalah  untuk memberikan arah pelaksanaan riset dan inovasi daerah serta pemanfaatannya untuk mendukung target kinerja Bupati dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan tahun 2025-2029. Metode pengambilan data menggunakan teknik survey on line, studi dokumen dan FGD (Fokus Group Discussion). Penelitian ini melibatkan seluruh OPD, perangkat desa dan pemerintah daerah di tingkat kecamatan di Kabupaten Buleleng yang terdiri dari 9 kecamatan, 148 desa dan 27 OPD. Data yang terkumpul dianalisis dengan melalui dua phase dengan pendekatan mixed method. Fase pertama, data yang terkumpul dengan menggunakan online survey dianalisis dengan teknik analisis data kuantitatif deskriptif. Data yang terkumpul dari wawancara dan FGD di dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif. Di dalam RPIJPID Kabupaten Buleleng dikembangkan empat belas produk unggulan daerah, yaitu: (1) kelapa, (2) padi,  (3) kopi, (4) mangga, (5)durian, (6) garam, (7) pariwisata dan ekonomi kreatif, (8) jagung, (9) manggis,  (10) cengkeh (11) anggur, (12) perikanan, (13) kerajinan, (14) peternakan sapi Bali. Di samping itu, diusulkan juga sembilan permasalahan utama daerah, yaitu: (1) permasalahan krisis air, (2) penanggulangan sampah,  (3) permasalahan pengembangan potensi wisata, (4) penanggulangan bencana, (5) pemberdayaan UMKM, (6) pemerataan kualitas pendidikan, (7) pemerataan layanan kesehatan,  (8) perbaikan kualitas jalan dan (9) pengentasan kemiskinan. Pengembangan produk unggulan daerah maupun permasalahan utama daerah yang dipecahkan, dianalisis melalui kerangka ekosistem riset dan inovasi daerah, yang terdiri atas enam elemen yaitu: (1) Kebijakan Infrastruktur Riset dan Inovasi di Daerah;  (2) Kapasitas kelembagaan dan daya dukung Riset dan Inovasi; (3) Kemitraan Riset dan Inovasi; (4) Budaya Riset dan Inovasi; (5) Keterpaduan atau koherensi Riset dan Inovasi di daerah; (6) Penyelarasan dengan perkembangan global.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-24

Terbitan

Bagian

Artikel